Say No to Free Sex, Say No to Kantong Kresek!

no freesex, no kresekApa persamaan bahaya antara free sex dan kantong kresek? Menurut pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS, free sex berdampak negatif terhadap kesehatan, antara lain kanker mulut rahim, kehamilan yang tidak dikehendaki, kemandulan, keguguran, cacat bawaan, serta penyebab penularan virus HIV/AIDS.

dr Boyke juga mengatakan bahwa akibat kehamilan yang tidak dikehendaki maka terjadi praktik aborsi. Padahal aborsi berdampak kematian mendadak pada ibu karena pendarahan hebat dan pembiusan gagal. Juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan mental, seperti kehilangan harga diri, berteriak-teriak histeris, mimpi buruk, ingin melakukan bunuh diri, dan depresi. Diperkirakan lebih dari 500 ribu orang di Indonesia telah tertular HIV/AIDS, angka tertinggi di Asia mengejar Thailand.

Lantas apa bahaya kantong kresek? Kurang lebih ada 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. Jika sampah-sampah ini dibentangkan, dapat membungkus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat! Selanjutnya

Hidup Tanpa Kertas, Mungkinkah?

kertasSiapa yang tak tahu kertas? Kertas adalah salah satu penemuan yang paling penting dalam sejarah kehidupan manusia. Kertas adalah tangan kanan kebudayaan. Lewat kertas peradaban, sejarah, pemikiran, dan pengetahuan diwariskan. Melalui kertas, terangkum dan terekam jejak panjang kehidupan manusia. Kertaslah sarana transformasi informasi paling massal yang belum dapat tergantikan peranannya hingga kini. Sehingga bisa dikatakan bahwa manusia (setidaknya sampai saat ini) tidak dapat dapat dipisahkan dari keberadaan kertas, bahkan masih sangat tergantung dengan mahakarya Tsai Lun ini.

Namun tak dapat disangkal, ketergantungan manusia dengan ciptaannya ini menyimpan sisi negatif yang mengerikan. Di balik kegunaannya yang demikian besar, kertas juga menyimpan daya menghancurkan yang tak kalah dahsyat. Jutaan batang pohon, jutaan hektar hutan, jutaan kilowatt energi dikorbankan demi ketergantungan kita kepada kertas. Setidaknya, untuk dapat mencukupi kebutuhan manusia akan kertas, diperlukan “korban” 4 juta hektar hutan setiap tahunnya. Dampak negatif kertas ini tampaknya perlu diupayakan segera solusinya.

Hidup tanpa kertas (paperless)? Tampaknya masih merupakan pilihan yang sangat tidak populer. Belum ada perangkat teknologi secanggih apapun yang bisa menggantikan nikmatnya membaca buku, yang bisa dinikmati dimana-mana; sambil menunggu antrian, duduk di dalam bus, atau bahkan (maaf) sambil buang air besar! Apalagi bagi mereka yang memiliki pameo: “membaca itu nikmat jika dan hanya jika sembari tiduran di sofa yang empuk ditemani musik dan secangkir kopi”. Selanjutnya

Saatnya Bumi Minta Perhatian…

Earth Hour 2008

“Matikan lampu satu jam saja pada Hari Sabtu, 29 Maret 2008, pukul 8 malam”.

Pada 31 Maret 2007, 2,2 juta orang dan 2100 pelaku bisnis di Sidney mematikan lampu mereka dalam rangka kampanye Earth Hour. Aksi massal selama satu jam ini telah berhasil mengurangi konsumsi energi di Sidney hingga 10,2%.

Dan pada tanggal 29 Maret 2008, jutaan orang di beberapa kota besar dunia, antara lain Copenhagen, Toronto, Chicago, Melbourne, Brisbane, Tel Aviv dan Manila, akan bersatu dalam aksi Earth Hour 2008. Jika Earth Hour 2007 adalah even bagi kota Sydney, maka Earth Hour 2008 adalah sebuah aksi global. Tunjukkan kepedulianmu, dengan bergabung di sini.

 

Memilih dan Memilah Sampah Kertas ala Pemulung

kertas bekasJarang yang tahu bahwa sampah kertas yang kita buang umumnya masih dipilah-pilah lagi oleh pemulung berdasarkan jenisnya. Hal ini dilakukan agar harga kertas yang akan dijual ke lapak tidak asal jadi duit, tapi disesuaikan dengan jenis kertas yang mereka jual. Dengan memilah-milah kertas berdasarkan jenisnya, tentu saja harga jualnya menjadi lebih mahal daripada sampah kertas yang belum dikategorikan. Berikut pemilahan sampah kertas ala pemulung:

HVS 1

Biasanya, karena sedikit kesalahan dalam menulis, kita langsung meremas dan membuang kertas jenis ini. Padahal jika tidak diremas, kertas HVS utuh ini bernilai tinggi. Pemulung biasanya menyusun kembali kertas kategori ini dengan rapi untuk dijual ke pasar atau dijual ke lapak untuk dibuat pembungkus. Sebaiknya, pergunakan dahulu sisi balik yang masih kosong untuk menulis sebelum membuang kertas jenis ini. Contoh kertas jenis ini adalah bekas skripsi yang tidak terjilid, makalah, hasil print-out yang salah, dan sebagainya. Selanjutnya