Archive for the ‘Kertas’ Category

Hidup Tanpa Kertas, Mungkinkah?

kertasSiapa yang tak tahu kertas? Kertas adalah salah satu penemuan yang paling penting dalam sejarah kehidupan manusia. Kertas adalah tangan kanan kebudayaan. Lewat kertas peradaban, sejarah, pemikiran, dan pengetahuan diwariskan. Melalui kertas, terangkum dan terekam jejak panjang kehidupan manusia. Kertaslah sarana transformasi informasi paling massal yang belum dapat tergantikan peranannya hingga kini. Sehingga bisa dikatakan bahwa manusia (setidaknya sampai saat ini) tidak dapat dapat dipisahkan dari keberadaan kertas, bahkan masih sangat tergantung dengan mahakarya Tsai Lun ini.

Namun tak dapat disangkal, ketergantungan manusia dengan ciptaannya ini menyimpan sisi negatif yang mengerikan. Di balik kegunaannya yang demikian besar, kertas juga menyimpan daya menghancurkan yang tak kalah dahsyat. Jutaan batang pohon, jutaan hektar hutan, jutaan kilowatt energi dikorbankan demi ketergantungan kita kepada kertas. Setidaknya, untuk dapat mencukupi kebutuhan manusia akan kertas, diperlukan “korban” 4 juta hektar hutan setiap tahunnya. Dampak negatif kertas ini tampaknya perlu diupayakan segera solusinya.

Hidup tanpa kertas (paperless)? Tampaknya masih merupakan pilihan yang sangat tidak populer. Belum ada perangkat teknologi secanggih apapun yang bisa menggantikan nikmatnya membaca buku, yang bisa dinikmati dimana-mana; sambil menunggu antrian, duduk di dalam bus, atau bahkan (maaf) sambil buang air besar! Apalagi bagi mereka yang memiliki pameo: “membaca itu nikmat jika dan hanya jika sembari tiduran di sofa yang empuk ditemani musik dan secangkir kopi”. Selanjutnya

Advertisements

Memilih dan Memilah Sampah Kertas ala Pemulung

kertas bekasJarang yang tahu bahwa sampah kertas yang kita buang umumnya masih dipilah-pilah lagi oleh pemulung berdasarkan jenisnya. Hal ini dilakukan agar harga kertas yang akan dijual ke lapak tidak asal jadi duit, tapi disesuaikan dengan jenis kertas yang mereka jual. Dengan memilah-milah kertas berdasarkan jenisnya, tentu saja harga jualnya menjadi lebih mahal daripada sampah kertas yang belum dikategorikan. Berikut pemilahan sampah kertas ala pemulung:

HVS 1

Biasanya, karena sedikit kesalahan dalam menulis, kita langsung meremas dan membuang kertas jenis ini. Padahal jika tidak diremas, kertas HVS utuh ini bernilai tinggi. Pemulung biasanya menyusun kembali kertas kategori ini dengan rapi untuk dijual ke pasar atau dijual ke lapak untuk dibuat pembungkus. Sebaiknya, pergunakan dahulu sisi balik yang masih kosong untuk menulis sebelum membuang kertas jenis ini. Contoh kertas jenis ini adalah bekas skripsi yang tidak terjilid, makalah, hasil print-out yang salah, dan sebagainya. Selanjutnya